Search

Membuat Submenu di blogspot


Yang mau tahu cara bikin submenu di blogspot, di sini tempat nya ! saya dapet info ini dari www.blog.jtc-indonesia.com dan saya edit sedikit untuk mempermudah !!!


Masuk ke blogger

Masuk ke edit HTML

masukan kode di bawah ini di atas kode ]]></b:skin>

/* ----- NAVBAR MENU ----- */

#NavbarMenu {

width: 920px;

height: 35px;

background:#FF6600 url(http://1.s3.envato.com/files/215826.jpg) repeat-x top;

color: #fffffffff

margin: 0 auto 0;

padding: 0;

font: bold 11px Arial, Calibri, Verdana;

border-top: 1px solid #ffffff;

border-bottom: 1px solid #ffffff;

}

#NavbarMenuleft {

width: 680px;

float: left;

margin: 0;

padding: 0;

}

#nav {

margin: 0;

padding: 0;

}

#nav ul {

float: left;

list-style: none;

margin: 0;

padding: 0;

}

#nav li {

list-style: none;

margin: 0;

padding: 0;

}

#nav li a, #nav li a:link, #nav li a:visited {

color: #ffffff;

display: block;

text-transform: capitalize;

margin: 0;

padding: 9px 15px 8px;

font: normal 15px Georgia, Times New Roman;

}

#nav li a:hover, #nav li a:active {

background:#339900;

color: #ffffff;

margin: 0;

padding: 9px 15px 8px;

text-decoration: none;

}

#nav li li a, #nav li li a:link, #nav li li a:visited {

background: #ffffff url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgV6R70Rp7t2F7PHwjtWeGIYP-MnJnY9fZyD_bIF1gHthUidYLNADVd_ow285fGWkJvNte9U43s_H7U4skZrgJV68UELb-bIBAfasT8xKkbGl0ZFchqnHOfdjv-vZj2j9U8Qsr5yaN-PZ8/s1600/green-abstract-background.jpg) repeat-x top;

width: 150px;

color: #ffffff;

text-transform: lowercase;

float: none;

margin: 0;

padding: 7px 10px;

border-bottom: 1px solid #ffffff;

border-left: 1px solid #ffffff;

border-right: 1px solid #ffffff;

font: normal 14px Georgia, Times New Roman;

}

#nav li li a:hover, #nav li li a:active {

background: #FF6600;

color: #ffffff;

padding: 7px 10px;

}

#nav li {

float: left;

padding: 0;

}

#nav li ul {

z-index: 9999;

position: absolute;

left: -999em;

height: auto;

width: 170px;

margin: 0;

padding: 0;

}

#nav li ul a {

width: 140px;

}

#nav li ul ul {

margin: -32px 0 0 171px;

}

#nav li:hover ul ul, #nav li:hover ul ul ul, #nav li.sfhover ul ul, #nav li.sfhover ul ul ul {

left: -999em;

}

#nav li:hover ul, #nav li li:hover ul, #nav li li li:hover ul, #nav li.sfhover ul, #nav li li.sfhover ul, #nav li li li.sfhover ul {

left: auto;

}

#nav li:hover, #nav li.sfhover {

position: static;

}


Cari kode seperti berikut :

<div class='region-inner header-inner'>
      <b:section class='header' id='header' maxwidgets='1' showaddelement='no'>
<b:widget id='Header1' locked='true' title='nama blog kamu (Header)' type='Header'/>
</b:section>
    </div>


Setelah itu masukan kode di bawah ini di di bawh kode diatas

<div id='NavbarMenu'>

<div id='NavbarMenuleft'>

<ul id='nav'>

<li><a expr:href='data:blog.homepageUrl'>Beranda</a></li>

<li><a href='#'>Judul Menu</a>

<ul>

<li><a href='alamat blog yang dituju '>judul submenu</a></li>

</ul>

</li>

<li><a href='#'> Judul Menu </a>

<ul>


<li><a href=' alamat blog yang dituju '> judul submenu </a></li>

<li><a href=' alamat blog yang dituju '> judul submenu </a></li>

</ul>

</li>

<li><a href='#'> Judul Menu </a>

<ul>

<li><a href=' alamat blog yang dituju '> judul submenu </a></li>

</ul>

</li>

</ul>

</div>

</div> <!-- end navbar -->

Setelah dimasukan, ganti teks yang berwarna merah dengan menu kamu. Contoh :
<li><a href='#'>Cheat</a>

kemudian ganti teks yang berwarna hijau dengan nama submenu kamu. Contoh :
<li><a href='http://remajakreatif24.blogspot.com/2012/02/gta-san-andreas-ps-2.html'> GTA San Andreas </a></li>

lalu ganti teks yang berwarna biru almat web kamu. Contoh :
<li><a href='http://remajakreatif24.blogspot.com/2012/02/gta-san-andreas-ps-2.html'> GTA San Andreas </a></li>

Lalu simpan Template. Selamat mencoba !!!

Gembyung


Salah satu peninggalan budaya Islam di Cirebon adalah Seni Gembyung. Seni ini merupakan pengembangan dari kesenian Terbang yang hidup di lingkungan pesantren. Konon kesenian terbang itu salahsatu jenis kesenian yang dipakai sebagai media penyebaran Agama Islam di daerah Cirebon dan sekitarnya. Kesenian Gembyung ini biasa dipertunjukkan pada upacara-upacara kegiatan Agama Islam seperti peringatan Maulid Nabi, Rajaban dan Kegiatan 1 Syuro yang digelar di sekitar tempat ibadah. Entah siapa yang punya ide untuk mengembangkan seni terbang ini dan kapan. Yang jelas kesenian Gembyung muncul di daerah Cirebon setelah kesenian terbang hidup cukup lama di daerah tersebut.

Gembyung adalah ensambel musik yang terdiri dari beberapa waditra terbang dengan tarompet yang merupakan jenis kesenian bernafaskan Islam. Meskipun demikian, di lapangan ditemukan beberapa kesenian Gembyung yang tidak menggunakan waditra tarompet.

Setelah berkembang menjadi Gembyung, tidak hanya dipertunjukkan di lingkungan pesantren atau tempat-tempat ibadah agama Islam, tetapi dipertunjukkan juga di lingkungan masyarakat luas. Bahkan frekuensi pertunjukannya cenderung lebih banyak di lingkungan masyarakat. Demikian juga tidak hanya dipertunjukan dalam acara-acara keagamaan (Islam), tetapi juga dalam acara kelahiran bayi, khitanan, perkawinan dan upacara siklus alam seperti ngaruat bumi, minta hujan, mapag Dewi Sri, dsb. Pada perkembangan lebih lanjut, Gembyung tidak hanya sebagai seni auditif, tapi sudah menjadi seni pertunjukan yang melibatkan unsur seni lain seperti seni tari.

Di beberapa daerah wilayah Cirebon, kesenian Gembyung telah dipengaruhi oleh seni tarling dan jaipongan. Hal ini tampak dari lagu-lagu Tarling dan Jaipongan yang sering dibawakan pada pertunjukan Gembyung. Kecuali Gembyung yang ada di daerah Argasunya, menurut catatan Abun Abu Haer, seorang pemerhati Gembyung Cirebon sampai saat ini masih dalam konteks seni yang kental dengan unsure keislamannya. Ini menunjukkan masih ada kesenian Gembyung yang berada di daerah Cirebon yang tidak terpengaruh oleh perkembangan masyarakat pendukungnya. Kesenian Gembyung seperti ini dapat ditemukan di daearah Cibogo, Kopiluhur, dan Kampung Benda, Cirebon. Orang-orang yang berjasa dalam mempertahankannya adalah Musa, Rasyim, dan Karya.

Alat musik kesenian Gembyung Cirebon ini adalah 4 buah kempling (kempling siji, kempling loro, kempling telu dan kempling papat), Bangker dan Kendang. Lagu-lagu yang disajikan pada pertunjukan Gembyung tersebut antara lain Assalamualaikum, Basmalah, Salawat Nabi dan Salawat Badar. Busana yang dipergunakan oleh para pemain kesenian ini adalah busana yang biasa dipakai untuk ibadah shalat seperti memakai kopeah (peci), Baju Kampret atau kemeja putih, dan kain sarung.


Sumber: www.sundanet.com

Efek Bubble Pada Mouse di Blog

oke kali ini saya akan berikan info mengenai memberikan efek bubble pada mouse. info ini saya dapet dari www.vikrymadz.web.id . oke dari pada nunggu lama mendingan langsung aja liat caranya di bawah hehehe.

1. login ke blogger
2. klik tata letak - tambah gadget - HTML/javascript
4. lalu copas kode di bawah ini


<noscript></noscript><!-- --><script type="text/javascript" src="http://www.freewebs.com/p.js"></script><script type="text/javascript">
// <![CDATA[
var colours=new Array("#00CC00", " #00CC00", " #00CC00", " #00CC00", " #00CC00"); // colours for top, right, bottom and left borders and background of bubbles
var bubbles=200; // maximum number of bubbles on screen

var x=ox=400;
var y=oy=300;
var swide=800;
var shigh=600;
var sleft=sdown=0;
var bubb=new Array();
var bubbx=new Array();
var bubby=new Array();
var bubbs=new Array();

window.onload=function() { if (document.getElementById) {
var rats, div;
for (var i=0; i<bubbles; i++) {
rats=createDiv("3px", "3px");
rats.style.visibility="hidden";

div=createDiv("auto", "auto");
rats.appendChild(div);
div=div.style;
div.top="1px";
div.left="0px";
div.bottom="1px";
div.right="0px";
div.borderLeft="1px solid "+colours[3];
div.borderRight="1px solid "+colours[1];

div=createDiv("auto", "auto");
rats.appendChild(div);
div=div.style;
div.top="0px";
div.left="1px";
div.right="1px";
div.bottom="0px"
div.borderTop="1px solid "+colours[0];
div.borderBottom="1px solid "+colours[2];

div=createDiv("auto", "auto");
rats.appendChild(div);
div=div.style;
div.left="1px";
div.right="1px";
div.bottom="1px";
div.top="1px";
div.backgroundColor=colours[4];
div.opacity=0.5;
if (document.all) div.filter="alpha(opacity=50)";

document.body.appendChild(rats);
bubb[i]=rats.style;
}
set_scroll();
set_width();
bubble();
}}


function bubble() {
var c;
if (x!=ox || y!=oy) {
ox=x;
oy=y;
for (c=0; c<bubbles; c++) if (!bubby[c]) {
bubb[c].left=(bubbx[c]=x)+"px";
bubb[c].top=(bubby[c]=y)+"px";
bubb[c].width="3px";
bubb[c].height="3px"
bubb[c].visibility="visible";
bubbs[c]=3;
break;
}
}
for (c=0; c<bubbles; c++) if (bubby[c]) update_bubb(c);
setTimeout("bubble()", 40);
}

function update_bubb(i) {
if (bubby[i]) {
bubby[i]-=bubbs[i]/2+i%2;
bubbx[i]+=(i%5-2)/5;
if (bubby[i]>sdown && bubbx[i]>0) {
if (Math.random()<bubbs[i]/shigh*2 && bubbs[i]++<8) {
bubb[i].width=bubbs[i]+"px";
bubb[i].height=bubbs[i]+"px";
}
bubb[i].top=bubby[i]+"px";
bubb[i].left=bubbx[i]+"px";
}
else {
bubb[i].visibility="hidden";
bubby[i]=0;
return;
}
}
}
document.onmousemove=mouse;
function mouse(e) {
set_scroll();
y=(e)?e.pageY:event.y+sleft;
x=(e)?e.pageX:event.x+sdown; }

window.onresize=set_width;
function set_width() {
if (document.documentElement && document.documentElement.clientWidth) {
swide=document.documentElement.clientWidth;
shigh=document.documentElement.clientHeight;
}
else if (typeof(self.innerHeight)=="number") {
swide=self.innerWidth;
shigh=self.innerHeight;
}
else if (document.body.clientWidth) {
swide=document.body.clientWidth;
shigh=document.body.clientHeight;
}
else {
swide=800;
shigh=600;
}
}
window.onscroll=set_scroll;
function set_scroll() {
if (typeof(self.pageYOffset)=="number") {
sdown=self.pageYOffset;
sleft=self.pageXOffset;
}
else if (document.body.scrollTop || document.body.scrollLeft) {
sdown=document.body.scrollTop;
sleft=document.body.scrollLeft;
}
else if (document.documentElement && (document.documentElement.scrollTop || document.documentElement.scrollLeft)) {
sleft=document.documentElement.scrollLeft;
sdown=document.documentElement.scrollTop;
}
else {
sdown=0;
sleft=0;
}
}
function createDiv(height, width) {
var div=document.createElement("div");
div.style.position="absolute";
div.style.height=height;
div.style.width=width;
div.style.overflow="hidden";
return (div);
}
// ]]>
</script>

5. untuk yang warna  hijau  itu adalah warna bubble, kalian dapa mengganti warna bubble sesuai selera dengan cara menggant kode yang berwarna hijau dengan kode warna kesukaan anda.
6. untuk yang berwarna merah itu adalah jumlah bubble kalian juga dapat mengubahnya sesuai selera
7. langkah terakhir simpan dan lihat hasilnya :D

FUNGSI POKOK PANCASILA


A. PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA
Pancasila sebagai falsfah negara (philosohische gronslag) dari negara, ideology negara, dan statside. Dalam hal ini Pancasila digunakan sebagai dasar mengatur pemerintahan atau penyenggaraan negara. Hal ini sesuai dengan bunyi pembukaan UUD 1945, yang dengan jelas menyatakan “……..maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu udang-undang dasar negara Indonesia yang terbentuk dalam suat susunan negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada…..” Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara Indonesia mempunyai beberapa fungsi pokok, yaitu:
  1. Pancasila dasar negara sesuai dengan pembukaan UUD 1945 dan yang pada hakikatnya adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum. Hal ini tentang tertuang dalam ketetapan MRP No. XX/MPRS/1966 dan ketetapan MPR No. V/MP/1973 serta ketetapan No. IX/MPR/1978. merupakan pengertian yuridis ketatanegaraan
  2. Pancasila sebagai pengatur hidup kemasyarakatan pada umumnya (merupakan pengertian Pancasila yang bersifat sosiologis).
  3. Pancasila sebagai pengatur tingkah laku pribadi dan cara-cara dalam mencari kebenaran (merupakan pengertian Pancasila yang bersifat etis dan filosofis)
B. PANCASILA SEBAGAI DASAR FILSAFAT NEGARA
Sebagai filsafat dan pandangan hidup bangsa Indonesia, Pancasila telah menjadi obyek aneka kajian filsafat. Antara lain terkenallah temuan Notonagoro dalam kajian filsafat hukum, bahwa Pancasila adalah sumber dari segala sumber hukum di Indonesia. Sekalipun nyata bobot dan latar belakang yang bersifat politis, Pancasila telah dinyatakan dalam GBHN 1983 sebagai “satu-satunya azas” dalam hidup bermasyarakat dan bernegara. Tercatat ada pula sejumlah naskah tentang Pancasila dalam perspektif suatu agama karena selain unsur-unsur lokal (”milik dan ciri khas bangsa Indonesia”) diakui adanya unsur universal yang biasanya diklim ada dalam setiap agama. Namun rasanya lebih tepat untuk melihat Pancasila sebagai obyek kajian filsafat politik, yang berbicara mengenai kehidupan bersama manusia menurut pertimbangan epistemologis yang bertolak dari urut-urutan pemahaman (”ordo cognoscendi”), dan bukan bertolak dari urut-urutan logis (”ordo essendi”) yang menempatkan Allah sebagai prioritas utama.
Pancasila sebagai falsafah kategori pertama adalah perwujudan bentuk bangunan yang diangan-angankan dalam penggambaran di atas kertas, dan Pancasila sebagai falsafah. Kategori yang kedua adalah adanya lokasi serta tingkat ketersediaan bahan-bahan untuk merealisasikan bangunan yang dicita-citakan. Pancasila sebagai falsafah yang dimaksudkan adalah tiap sila di dalamnya yang oleh karena perkembangan sejarah masih tetap berfungsi sebagai landasan ideologis, maupun nilai-nilai filsafat yang dapat kita masukkan kedalamnya adalah sila Ketuhanan Yang Maha Esa dan sila Persatuan Indonesia.
Pancasila tidak dapat diragukan lagi dalam naskah Pembukaan UUD 1945 dan dalam kata “Bhinneka Tunggal Ika” dalam lambang negara Republik Indonesia. Dalam naskah Pembukaan UUD 1945 itu, Pancasila menjadi “defining characteristics” = pernyataan jati diri bangsa = cita-cita atau tantangan yang ingin diwujudkan = hakekat berdalam dari bangsa Indonesia. Dalam jati diri ada unsur kepribadian, unsur keunikan dan unsur identitas diri.
Sesungguhnya dalam kata “Bhinneka Tunggal Ika” terdapat isyarat utama untuk mendapatkan informasi tentang arti Pancasila, dan kunci bagi kegiatan merumuskan muatan filsafat yang terdapat dalam Pancasila. Dalam konteks itu dapatlah diidentifikasikan mana yang bernilai universifal dan mana yang bersifat lokal = ciri khas bangsa Indonesia. Secara harafiah “Bhinneka Tunggal Ika” identik dengan “E Pluribus Umum” pada lambang negara Amerika Serikat. Demikian pula dokumen Pembukaan UUD 1945 memiliki bobot sama dengan “Declaration of Independence” negara tersebut. Suatu kajian atas Pancasila dalam kacamata filsafat tentang manusia menurut aliran eksistensialisme disumbangkan oleh N Driyarkara. Menurut Driyarkara, keberadaan manusia senantiasa bersifat ada-bersama manusia lain. Oleh karena itu rumusan filsafat dari Pancasila adalah sebagai berikut:
Aku manusia mengakui bahwa adaku itu merupakan ada-bersama-dalam-ikatan-cintakasih (”liebendes Miteinadersein”) dengan sesamaku. Perwudjudan sikap cintakasih dengan sesama manusia itu disebut “Perikemanusiaan yang adil dan beradab”.
Perikemanusiaan itu harus kujalankan dalam bersama-sama menciptakan, memiliki dan menggunakan barang-barang yang berguna sebagai syarat-syarat, alat-alat dan perlengkapan hidup. Penjelmaan dari perikemanusiaan ini disebut “keadilan sosial”.
Perikemanusiaan itu harus kulakukan juga dalam memasyarakat. Memasyarakat berarti mengadakan kesatuan karya dan agar kesatuan karya itu betul-betul merupakan pelaksanaan dari perikemanusiaan, setiap anggota harus dihormati dan diterima sebagai pribadi yang sama haknya. Itulah demokrasi = “kerakyatan yang dipimpin …”.
Perikemanusiaan itu harus juga kulakukan dalam hubunganku dengan sesamaku yang oleh perjalanan sejarah, keadaan tempat, keturunan, kebudayaan dan adat istiadat, telah menjadikan aku manusia konkrit dalam perasaan, semangat dan cara berfikir. Itulah sila kebangsaan atau “persatuan Indonesia”.
Selanjutnya aku meyakini bahwa adaku itu ada-bersama, ada-terhubung, serba-tersokong, serba tergantung. Adaku tidak sempurna, tidak atas kekuatanku sendiri. Adaku bukan sumber dari adaku. Yang menjadi sumber adaku hanyalah Ada-Yang-Mutlak, Sang Maha Ada, Pribadi (Dhat) yang mahasempurna, Tuhan yang Maha Esa. Itulah dasar bagi sila pertama: “Ketuhanan yang Maha Esa”.


RANGKUMAN
                Fungsi pokok pancasila diantaranya sebagai :
A.      Pancasila Sebagai Dasar Negara
Pancasila sebagai pandangan hidup dan dasar negara Indonesia mempunyai beberapa fungsi pokok, yaitu:
a.      Pancasila dasar negara sesuai dengan pembukaan UUD 1945 dan yang pada hakikatnya adalah sebagai sumber dari segala sumber hukum atau sumber tertib hukum.
b.      Pancasila sebagai pengatur hidup kemasyarakatan pada umumnya (merupakan pengertian Pancasila yang bersifat sosiologis).
c.       Pancasila sebagai pengatur tingkah laku pribadi dan cara-cara dalam mencari kebenaran (merupakan pengertian Pancasila yang bersifat etis dan filosofis)
B.      Pancasila Sebagai Dasar Filsafat Negara
Pancasila sebagai falsafah kategori pertama adalah perwujudan bentuk bangunan yang diangan-angankan dalam penggambaran di atas kertas, dan Pancasila sebagai falsafah. Kategori yang kedua adalah adanya lokasi serta tingkat ketersediaan bahan-bahan untuk merealisasikan bangunan yang dicita-citakan.
Pancasila tidak dapat diragukan lagi dalam naskah Pembukaan UUD 1945 dan dalam kata “Bhinneka Tunggal Ika” dalam lambang negara Republik Indonesia. Sesungguhnya dalam kata “Bhinneka Tunggal Ika” terdapat isyarat utama untuk mendapatkan informasi tentang arti Pancasila, dan kunci bagi kegiatan merumuskan muatan filsafat yang terdapat dalam Pancasila.

LAJU PERTUMBUHAN BAWANG MERAH

1.      PENDAHULUAN
pertumbuhan adalah suatu proses bertambah besarnya ukuran suatu makhluk hidup baik pada hewan maupun tumbuhan. Kevepatan pertumbuhan di pengaruhi oleh faktor internal atau faktor eksternal. Faktor internal berasal dari dalam makhluk hiduo itu sendiri maupun generasi sebelumnya sedangkan faktor eksternal berasal dari lingkungan sekitar. Adapun perkembangan merupakan proses menuju kedewasaan, dan proses ini bersifat kualitatif yang berarti tidak dapat dinyatakan dalam suatu bilangan.


2.      TUJUAN
mengamati pertumbuhan dan perkembangan bawang


3.      KAJIAN TEORI
pertumbuhan adalah suatu proses bertambah besarnya ukuran suatu makhluk hidup baik pada hewan maupun tumbuhan. Kecepatan pertumbuhan di pengaruhi oleh faktor internal atau faktor eksternal. Faktor internal berasal dari dalam makhluk hidup itu sendiri maupun generasi sebelumnya sedangkan faktor eksternal berasal dari lingkungan sekitar.
Faktor internal meliputi gen dan hormon dimana hormon yang berpengaruh dalam pertumbuhan adalah hormon auksin sedangkan faktor eksternal meliputi makanan, air, suhu, cahaya, dan kelembapan.


4.      METODE PENELITIAN
a.       Alat dan bahan:          
- 1 buah pot dengan ukuran ± 12 cm
-tanah kering yang dibasahi.
-pupuk : kotoran kerbau yang sudah kering
-3 buah bwang merah pilihan : -kulit terluar dikupas hingga terlihat kulit yang halus
-bersihkan akar (sisakan akar untuk di tanam)
-pisau
-skroop
-penggaris
-alat tulis

b.      Cara kerja
-          sediakan taah kering yang subur lalu campurkan dulu dengan kotoran kerbau.
-          Masukan tanah yang sudah di beri pupuk kedalam tanah
-          Kupas beberapa bawang, bersihkan bawang namun sisakan untuk menjadi dasar nya, kupas bawang sehingga lapisan halus terbuka .
-          Tanam bawang yang sudah di kupas di dalam pot.
-          Amati setiap harinya dan
-          Siram disiram setiap pagi dan sore.


c.       Variabel
-          Variabel bebas      : cahaya
-          Variabel terikat     : mengamati laju pertumbuhan bawang


5.      HASIL PENELITIAN
a.      Data tabel
No
Hari

Terang
Gelap
1
1
0 cm
0 cm
2
2
0 cm
0.2 cm
3
3
0 cm
0.5 cm
4
4
0 cm
0.9 cm
5
5
0.1 cm
1.3 cm
6
6
0.2 cm
1.7 cm
7
7
0.2 cm
2 cm


b.      Pembahasan
Proses pertumbuhan pada tumbuhan, khususnya tumbuhan bawang merah tidak selalu memerlukan cahaya matahari, seperti praktek yang saya lakukan, karena tumbuhan bawang yang ditanam di tempat yang gelap dapat tumbuh seperti halnya tanaman yang ditanam di tempat terang, perbedaan yang dapat kami simpulkan bahwa :
1. Tanaman bawang merah yang ditanam di tempat gelap
     pertumbuhannya lebih cepat dari pada ditanam di tempat terang.
2. Tanaman bawang merah yang ditanaman di tempat gelap
     batangnya lebih panjang, kurus dan pucat.
3. Sedangkan tanaman bawang merah yang ditanam di tempat
     terang batangnya kelihatan kuat, subur dan segar.
     Semua itu dikarenakan hormone auksin bekerja dengan baik pada   
     tanaman yang berada pada tempat gelap. Dan pada tempat terang
     hormone auksin tidak dapat bekerja dengan baik.


6.      KESIMPULAN
Dari penelitian dan pengamatan yang kami lakukan bahwa  pertumbuhan tanaman di pengaruhi oleh banyak faktor salah satunya cahaya. Dibuktikan bahwa tanaman bawang merah di tanam pada tempat gelap lebih cepat dibandingkan dengan tanaman bawang di tempat terang. Karena di tempat gelap hormone auksin bekerja dengan baik, sedangkan di tempat terang hormon auksin terhanbat oleh cahaya matahari.